Tampilkan postingan dengan label Tugas Belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Belajar. Tampilkan semua postingan

Rabu

Perbedaan HACKER , CRACKER , HTTP, HTTPS, dan CODING


►Hacker
Hacker adalah sebutan untuk mereka yang memberikan sumbangan yang bermanfaat kepada jaringan komputer, membuat program kecil dan membagikannya dengan orang-orang di Internet. Sebagai contoh : digigumi (Grup Digital) adalah sebuah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer. Digigumi ini menggunakan teknik teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya, game Chrono Trigger berbahasa Inggris dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah hacker, namun bukan sebagai perusak. Hacker disini artinya, mencari, mempelajari dan mengubah sesuatu untuk keperluan hobi dan pengembangan dengan mengikuti legalitas yang telah ditentukan oleh developer game. Para hacker biasanya melakukan penyusupan-penyusupan dengan maksud memuaskan pengetahuan dan teknik. Rata - rata perusahaan yang bergerak di dunia jaringan global (internet) juga memiliki hacker. Tugasnya yaitu untuk menjaga jaringan dari kemungkinan perusakan pihak luar "cracker", menguji jaringan dari kemungkinan lobang yang menjadi peluang para cracker mengobrak - abrik jaringannya, sebagai contoh : perusahaan asuransi dan auditing "Price Waterhouse". Ia memiliki team hacker yang disebut dengan Tiger Team. Mereka bekerja untuk menguji sistem sekuriti client mereka.

►Cracker
Cracker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain dan cracker lebih bersifat destruktif, biasanya di jaringan komputer, mem-bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, men-deface (merubah halaman muka web) milik orang lain bahkan hingga men-delete data orang lain, mencuri data dan umumnya melakukan cracking untuk keuntungan sendiri, maksud jahat, atau karena sebab lainnya karena ada tantangan. Beberapa proses pembobolan dilakukan untuk menunjukan kelemahan keamanan sistem.

►HTTP
Hypertext Transfer Protokol (HTTP)HTTP adalah suatu protokol yang menentukan aturan yang perlu diikuti olehWeb browser dalam meminta atau mengambil suatu dokumen, dan oleh Web serverdalam menyediakan dokumen yang diminta untuk mengakses dokumen HTML. Jika anda sedang menjelajahi Web dan melihat tulisan sepertihttp://www.vina.com / atau http://*******/ ini merupakan salah satu penggunaan protokol HTTP dalam web. Dan dapat dipastikan bahwa anda akan berhubungan banyak dengan protokol ini jika sedang mengakses Web.

►HTTPS
HTTPS adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.

►CODING
CODING adalah Sebuah metode pengkodean data yang digunakan dalam komunikasi misalnya, pada beberapa daerah yang menggabungkan kedua jaringan data dan sinyal waktu di dalam sungai yang ditransmisikan bit.

[+/-] Selengkapnya...

Perawatan HARDISK secara SOFTWAREmaupun FISIK

Cara melakukan perawatan hardisk secara SOFTWARE:

Sebuah PC yang baik adalah PC yang tidak terlalu banyak menggunakan Software atau Program-program yang tidak kita gunakan. Karena ini akan menghambat kinerja Harddisk kita apalagi kalau Harddisk yang kita gunakan kapasitasnya sedang-sedang aja.

Selain hal tersebut diatas, kita juga bisa menggunakan Software yang sifatnya gratis untuk melakukan perawatan pada PC. Contohnya : Abexo Free Registry Cleaner 5.3, EasyCleaner. Software-software ini dapat membantu kita dalam meningkatkan performa pada PC. Namun, satu hal yang perlu saya garisbawahi adalah kita seharusnya tidak menginstal sofware yang masih bersifat BETA.

Selain contoh Software diatas, kita juga dapat menggunakan software bawaan windows. Lakukanlah Disk Clean paling tidak seminggu sekali dan Defrag Harddisk sebulan sekali.

Cara melakukan perawatan secara FISIK:

Secara fisik, kalau kita membongkar sebuah harddisk, maka kita bisa melihat, sebuah susunan piringan logam yang dilengkapi dengan jarum pencari data(head) yang berderak pada tuasnya. Ruang simpan harddisk terdiri dari jalur-jalur berbentuk lingkaran konsentrik yang kita sebut track. Jalur ini tersusun atas ruas-ruas yang disebut cluster. Nah, kerusakan pada bagian cluster inilah yang sering kita sebut dengan bad sector. Pada tahap awal, kerusakan seperti ini masih bisa diperbaiki dengan menggunakan software seperti Disk Manager atau semacamnya. Tetapi cara seperti itu biasanya hanya memperpanjang sedikit usia dari harddisk. Umumnya harddisk yang sudah berumur lebih dari dua tahun kemungkinan mengalami masalah yang seperti ini. Ya, kalau sudah “sakit” seperti itu lebih baik cepat-cepat cari penggantinya, daripada kerburu rusak parah dan data-data kamu hilang semuanya.
Kerusakan Pada Harddisk
Sebagaimana yang sudah saya jelaskan bahwa harddisk terdiri dari piringan dan head. Kedua bagian ini sangat sensitif dengan yang namanya guncangan, medan magnet dan gangguan listrik.


Head pada harddisk harus berada pada titik data yang benar. Jika terguncang, maka head pada harddisk bisa bergeser dari tempatnya, kalau sudah begitu harddisk bisa rusak. Jadi sebisa mungkin tempatkanlah CPU di tempat yang stabil, tidak terguncang dan kalau perlu pasang kabel dari casing ke ground.
Penyebab lain yang membuat harddisk bisa shock yaitu putusnya aliran listrik secara tiba-tiba, karena dengan putusnya listrik maka, head tidak kembali ke posisi yang seharusnya yaitu kondisi pada saat harddisk dimatikan secara normal.Ya, kalau tidak mau cepat-cepat wasallam sama itu harddisk, matikanlah harddisk dengan proses yang normal. Kalau di Windows, ya bisa dishutdown atau dihibernate.
Panas yang disebabkan oleh putaran piringan harddisk yang berebihan, akan seiring dengan kerusakan harddisk. Perlu diketahui harddisk-harddisk sekarang kecepatan putarnya gila-gilaan. Untuk harddisk SATA saja, putarannya ada yang sampai 10000 rpm. Semakin kenceng putaraan piringan harddisk,maka akses ke file akan semakin cepat dengan konsekuensi harddisk tersebut akan semakin cepat panas. Untuk yang seperti ini saya sendiri tidak bisa berbuat banyak selain menjaga kestabilannya saja.
Kerusakan lainnya adalah kerusakan yang bersifat logika. Contohnya kesalahan dalam pemformatan harddisk, atau virus yang bisa memaksa harddisk melakukan booting terus-menerus seperti brontok, Boo, CIH, dan kawan-kawannya. Bagian yang paling sensitif rusak pada harddisk adalah pada MBR nya(Master Boot Record) letaknya ada di bagian yang paling depan dari piringan harddisk. Kalau MBR nya sudah kena rusak akan susah untuk diperbaiki. Mungkin harus diservis ke vendornya.
Kalau bagian ini rusak maka haddisk tidak bisa booting. Pada saat komputer dihidupkan, tiba-tiba ada tulisan ‘primary master boot failrue’ ada kemungkinan bagian MBR nya rusak. Yang membuat MBR rusak adalah kesalahan pemformatan atau serangan virus seperti yang sudah saya sebutkan. Pendek kata, virus seperti ini punya kemampuan untuk menyembunyikan partition table.
Partition table ini isinya adalah alamat-alamat data pada harddisk. Misalnya track sekian, cluster sekian, sector sekian sampai sekian dan sebaginya. Kalau rusaknya bersifat fisik misalnya bad sector, maka harddisk cuma bisa dipakai untuk menyimpan data saja, tidak bisa dipakai untuk booting sistem operasi. Itu juga kemungkinan paling bagus, karena kemungkinan kedua adalah harddisk langsung rusak total. Ya, begitulah sekilas informasi tentang harddisk yang memang sensitif rusak.
Perawatan harddisk, mungkin akan membuat harddisk lebih awet. Berikut ini ada tips-tips yang bisa Anda lakukan pada PC, mungkin bisa dijadikan langkah preventif agar HARDISK tetap bagus.

1.Sisakanlah ruang kosong pada harddisk paling tidak 15 persen dari kapasitas total harddisk. Maksudnya supaya harddisk dikasih ruang napas. Kalau Anda mau, Anda boleh membersihkan file-file temporary. Dari menu Start >>Program >>Accessories >>System Tools >>Disk Cleanup. Pilihlah drive C:\ lalu klik OK.
Hapuslah item-item sampah seperti temporary files, temporary internet files, recycle bin dan item-item yang Anda rasa tidak dibutuhkan.

2.Usahakan agar voltase listrik di rumah stabil. Kalau di rumah Anda sering mati listrik, pakailah UPS(Uninterruptible Power Supply), supaya kalau tiba-tiba listrik padam, paling tidak Anda punya waktu beberapa menit untuk lakukan Shutdown atau hibernate. Kalau masih belum mampu beli UPS, pakailah stabilizer yang bagus, seidaknya untuk menormalkan voltase listrik pada 220Volt atau 240Volt.

3.Aturlah konfigurasi sleep dan hibernasi pada sistem. Fungsi ini akan memperlambat putaran piringan harddisk, mengurangi kerja head, dan mengurangi pasokan daya listrik ke harddisk pada saat komputer dibiarkan menyala. Dengan begitu kita bisa mengurangi panas yang yang berlebihan pada harddisk. Caranya dari menu Start>>Setting>>Control Panel>>Power Options. Aturalah Setting pada Power Schemes dan aktifkan fungsi hibernasi pada tab Hibernate.

4.Aturlah ventilasi dalam casing CPU kamu. Ringkaslah posisi kabel sebisa mungkin supaya tidak menghalangi aliran udara. Kalau perlu tambahkan heatsink yang mengarah pada harddisk untuk mendinginkannya.

5.Membuat beberapa partisi pada harddisk untuk memisahkan file-file sistem dengan file-file data. Simpanlah data-data pada partisi yang berbeda dengan pastisi sistem. Misalnya partisi C:\ untuk kebutuhan sistem operasi, lalu partisi D:\ untuk data. Ini akan membuat harddisk lebih teratur dalam pengaksesan data. Akan terlihat jelas jika Anda menginstalasi Sistem Operasi Linux, pembagian partisi akan menjadi prioritas utama dalam instalasi sistem operasi Linux. Dengan membagi partisi harddisk, kamu tidak perlu membackup dulu data-data ke harddisk lain kalau Windows rusak. Tinggal format aja partisi C:\ nya dan install ulang.

6.Periksalah kondisi harddisk menggunakan disk tool seperti check disk dan disk defragment yang tersedia dari Windows. Tetapi jangan terlalu sering, karena jujur saja kalau berlebihan akan membuat harddisk cepat soak. Untuk defragment ya lakukanlah kalau sistem sudah terasa mulai melambat (Untuk komputer saya sebulan sekali). Sedangkan Checkdisk akan run secara otomatis kalau sistem bermasalah karena proses shutdown yang tidak normal. Cara manual untuk lakukan defrag dan checkdisk yaitu dari Windows Explorer , klik kanan pada drive yang ingin diperiksa, lalu pilih Properties. Pada tab Tools pilihlah defragmentasi atau pengecekan.

7.Gunakanlah software-software utilities seperti Tune Up Utilities, Registry Mechanic atau semacamnya untuk tetap menjaga kesehatan dan performa PC Anda.

[+/-] Selengkapnya...

Selasa

Cara memperbaiki windows xp tanpa harus menginstall ulang


1. Memperbaiki Instalasi

Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.

- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya "I Agree at the Licensing Agreement"
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar "progress bar" yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi "Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation".
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.


2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapati pesan error bahwa "NTOSKRNL not found" / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386
- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan .

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Tulis: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:

"Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE"

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Tulis: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: copy \windows\repair\system
- Tulis: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT


5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:

a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\

b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

[+/-] Selengkapnya...